Detail Cantuman
Advanced Search
PSIKOLOGI ISLAM
EMOTIONAL MATURITY PADA MAHASISWA DENGAN ORANG TUA SINGLE FATHER YANG MENERAPKAN POLA ASUH PERMISIF
Dziki Fajar Alfian Ramadhani, 201141127, EMOTIONAL MATURITY PADA MAHASISWA DENGAN ORANG TUA SINGLE FATHER YANG MENERAPKAN POLA ASUH PERMISIF, Psikologi Islam, Fakultas Ushuluddin dan Dakwah, Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta, 2024.
Keluarga dengan orang tua tunggal sering kali menghadapi tantangan yang dapat memengaruhi perkembangan psikologis anak terutama dalam hal kasih sayang, rasa aman, emosi sampai dengan mereka menjadi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi gambaran emotional maturity pada mahasiswa yang dibesarkan dalam keluarga single father yang menerapkan pola asuh permisif.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan komponen kuantitatif terbatas, Penggunaan data kuantitatif terbatas ini berfungsi sebagai alat kategorisasi, namun tidak digunakan sebagai bagian dari analisis utama. pendekatan menggunakan fenomenologi. Prosedur pengambilan sampel menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data berupa wawancara dan observasi. Informan utama berjumlah tiga orang dan significant other berjumlah tiga orang. Informan utama merupakan mahasiswa diasuh oleh orang tua single father yang menerapkan pola asuh permisif yang diasuh minimal 3 tahun. Keabsahan data menggunakan triangulasi sumber yaitu tiga orang informan yang merupakan teman dan keluarga dekat dari informan utama. Analisis data yang digunakan adalah dengan mereduksi data dari verbatim kemudian menarik kesimpulan dari sub tema yang muncul.
Dari hasil 23 responden, sebanyak 11 mahasiswa (47,8%) dikategorikan berada dalam pola asuh permisif, 6 mahasiswa (26,1%) dalam pola asuh demokratis, dan 6 mahasiswa (26,1%) dalam pola asuh otoriter. Hasil ini menjadi dasar untuk pemilihan informan pada tahap kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa emotional maturity pada ketiga informan menunjukkan dinamika yang beragam berdasarkan empat aspek utama: pemberian dan penerimaan kasih sayang, pengendalian emosi, toleransi terhadap frustrasi, dan kemampuan mengatasi ketegangan. Secara umum, para informan menunjukkan kemampuan yang baik dalam hal pemberian dan penerimaan kasih sayang, toleransi terhadap frustrasi, dan kemampuan mengatasi ketegangan. Namun secara keseluruhan informan mereka masih kurang dalam aspek pengendalian emosi.
Kata kunci: Emotional Maturity, Pola Asuh Permisif, Single Parent, Mahasiswa
Ketersediaan
SK202570027.1 | 2X7.150 RAM e | PERPUSTAKAAN FAKULTAS USHULUDDIN DAN DAKWAH (2X7.150) | Tersedia |
Informasi Detil
Judul Seri |
-
|
---|---|
No. Panggil |
2X7.150 RAM e
|
Penerbit | Fakultas Ushuluddin dan Dakwah : Sukoharjo., 2025 |
Deskripsi Fisik |
164 hal, 30 cm
|
Bahasa |
Bahasa Indonesia
|
ISBN/ISSN |
-
|
Klasifikasi |
2X7.150
|
Tipe Isi |
Text
|
Tipe Media |
Text
|
---|---|
Tipe Pembawa |
Visual
|
Edisi |
-
|
Subyek | |
Info Detil Spesifik |
-
|
Pernyataan Tanggungjawab |
DZIKI FAJAR ALFIAN RAMADHANI
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain